<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>,, and tHE sTORy gOeS ,,, &#187; rupa-rupa</title>
	<atom:link href="http://www.tayuna.com/category/rupa-rupa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tayuna.com</link>
	<description>just to share what&#039;s in heart and mind</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 02:55:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.3</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>USANG</title>
		<link>http://www.tayuna.com/2010/07/usang/</link>
		<comments>http://www.tayuna.com/2010/07/usang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 02:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tayuna.com/?p=658</guid>
		<description><![CDATA[kau ang tak lagi berbinar saat memandangku
kau yang telah redupkan sayang dan cintamu untukku
yang kutau tak lagi ada getar dinadimu, saat ku ada disisimu
saat lama kita tak berjumpa, tak ada rasa gelisah itu dimatamu
sekian lalu
dan kau yang bisa alihkan cintamu dalam sebuah nyaman
yang mudah kau dapat
dan aku yang telah merancang ratusan rumah
dan aku yang telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kau ang tak lagi berbinar saat memandangku</p>
<p>kau yang telah redupkan sayang dan cintamu untukku</p>
<p>yang kutau tak lagi ada getar dinadimu, saat ku ada disisimu</p>
<p>saat lama kita tak berjumpa, tak ada rasa gelisah itu dimatamu</p>
<p>sekian lalu</p>
<p>dan kau yang bisa alihkan cintamu dalam sebuah nyaman</p>
<p>yang mudah kau dapat</p>
<p>dan aku yang telah merancang ratusan rumah</p>
<p>dan aku yang telah merancang ribuan</p>
<p>dan aku tak mampu untuk selesaikannya</p>
<p>karna rumah itu telah basah dan hanyut saat hujan menerpa</p>
<p>karna ribuan itu tak lagi sanggup ku tetapkan, dan aku tersesat dalam labirin</p>
<p>yang kucipta, yang kubangun saat aku terpikir tanpamu</p>
<p>dan kau yang membuat hidupku lumpuh dalam gerimis yang dingin</p>
<p>gigil aku sendiri memeluk angin yang buatkan kakiku tak mampu melangkah</p>
<p>kau yang tak lagi kutemukan cinta dibinarmu</p>
<p>dan ku yang telah merancang ribuan hari tanpamu</p>
<p>dan kuterdiam, tak sanggup</p>
<p>dan kau akan mudah temui kenyamanan itu lagi, ntah kapan</p>
<p>dan aku terdiam dalam luka</p>
<p>dan yang kutahu kaupun terluka</p>
<p>tapi kau tetap bisa melangkah</p>
<p>dan kuteteap mencoba merancang tanpamu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tayuna.com/2010/07/usang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dalam senja dan mati</title>
		<link>http://www.tayuna.com/2010/05/dalam-senja-dan-mati/</link>
		<comments>http://www.tayuna.com/2010/05/dalam-senja-dan-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 09:49:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tayuna.com/?p=656</guid>
		<description><![CDATA[dan kaubuatkan pedang yang kilap
yang menjulur saat badai terikat
dan aku yang jadikan kesialan abadi bagimu
hingga kau sesak dan nestapa
dan kau mengutukikku dalam nyanyianmu
dulu kau puja aku hingga syahdumu
dan aku menangis dalam pilu
aku berjalan, tapi kutak sanggup
aku kembali hapus tetes air langitmu
hingga ku mampu mencinta
dalam segala bentuk
saat kau tak lagi ingin
kau tak lagi berdiri lekat
kau berlari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dan kaubuatkan pedang yang kilap<br />
yang menjulur saat badai terikat<br />
dan aku yang jadikan kesialan abadi bagimu<br />
hingga kau sesak dan nestapa<br />
dan kau mengutukikku dalam nyanyianmu<br />
dulu kau puja aku hingga syahdumu<br />
dan aku menangis dalam pilu<br />
aku berjalan, tapi kutak sanggup<br />
aku kembali hapus tetes air langitmu<br />
hingga ku mampu mencinta<br />
dalam segala bentuk</p>
<p>saat kau tak lagi ingin<br />
kau tak lagi berdiri lekat<br />
kau berlari, hingga kutersesat<br />
aku yang masih ada<br />
tapi yang kutau kau bukan takdirku<br />
dan aku tetap berdiri</p>
<p>dan aku tersenyum, dalam dada nelangsaku<br />
kau pernah ada, walau tubuhku berkalang<br />
dalam senja dan mati</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tayuna.com/2010/05/dalam-senja-dan-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KAU</title>
		<link>http://www.tayuna.com/2010/05/kau/</link>
		<comments>http://www.tayuna.com/2010/05/kau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 09:46:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tayuna.com/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[KAU
 
yang selalu berhasil menggantikan sedih dan galauku dengan keanehan dan canda tawa &#8212; khas dirimu, tentang dirimu
dan berusaha menjadi pahlawan di mataku atau hanya menjadi dirimu sendiri tanpa malu, tanpa kau tutupi
engkau memiliki mata yang selalu membuatku meyakini harta yang kau simpan dalam hatimu, yang kutahu begitu kuat dan tak tergantikan
sebab semarah apapun dirimu&#8230;matamu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>KAU</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>yang selalu berhasil menggantikan sedih dan galauku dengan keanehan dan canda tawa &#8212; khas dirimu, tentang dirimu</em></p>
<p><em>dan berusaha menjadi pahlawan di mataku atau hanya menjadi dirimu sendiri tanpa malu, tanpa kau tutupi</em></p>
<p><em>engkau memiliki mata yang selalu membuatku meyakini harta yang kau simpan dalam hatimu, yang kutahu begitu kuat dan tak tergantikan</em></p>
<p><em>sebab semarah apapun dirimu&#8230;matamu selalu menyiratkan ketulusan kasih sayang… dan aku selalu mencuri mata teduh dan kuat itu, untuk meyakinkanku, bahwa kau ada</em></p>
<p>( itu kataku, bukan katamu, dan yang kutahu hanya tentang aku dan aku yang sibuk dengan pikiranku sndiri, seperti katamu)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tayuna.com/2010/05/kau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>perjalanan</title>
		<link>http://www.tayuna.com/2010/05/perjalanan/</link>
		<comments>http://www.tayuna.com/2010/05/perjalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 09:43:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tayuna.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[Yang ku tau selama matahari bersinar,
esok pasti masih ada.
Hanya mungkin musim yang berbeda.
Pada ujung belahan bumi manapun, pasti ada malaikat..
Walau dia tak bersayap, tapi ada damai saat kau bersamanya.
Kalaw pun ada gerimis,, BIARKAN SAJA.
Karna bumi perlu basah, tak mengering.
HANYA MUSIM SESAAT SAJA.
Tetap jadilah kapas putih, dan aku hanya seperti saputan langit.
Walau tak mampu kau memegangnya,,
tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yang ku tau selama matahari bersinar,<br />
esok pasti masih ada.<br />
Hanya mungkin musim yang berbeda.<br />
Pada ujung belahan bumi manapun, pasti ada malaikat..<br />
Walau dia tak bersayap, tapi ada damai saat kau bersamanya.<br />
Kalaw pun ada gerimis,, BIARKAN SAJA.<br />
Karna bumi perlu basah, tak mengering.<br />
HANYA MUSIM SESAAT SAJA.<br />
Tetap jadilah kapas putih, dan aku hanya seperti saputan langit.<br />
Walau tak mampu kau memegangnya,,<br />
tapi aku ada untuk berjalan bersamamu, dan jadikan kau berlangit.<br />
Jadilah kilat yang mampu terangi,,<br />
maka akan kau temukan bintang saat kau tersimpuh dalam doa.<br />
Yang jadikanmu pelangi tak dalam jeda, tapi HATI.<br />
(Ay &#8211; senja angsrub saat perjalanan dalam senyum gerimis jingga)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tayuna.com/2010/05/perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RUANG TENGAH</title>
		<link>http://www.tayuna.com/2010/04/ruang-tengah/</link>
		<comments>http://www.tayuna.com/2010/04/ruang-tengah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 15:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tayuna.com/?p=644</guid>
		<description><![CDATA[kau dan aku
saling menatap, tak bertegur sapa
aku yang penuh dendam
dan kau dengan cinta dan sayangmu yang pudar
kau dan aku
berdiri seperti orang asing
tak saling kenal, tak saling sapa
hanya hatiku yang masih tegetar menatapmu
melihat lentik jarimu yang ammpu getarkan hatiku
saat lama kutak menemukanmu
kau dan aku
diruang tengah ini
tak saling bicara dalam diam
akupun melangkah, menuntunku pada dudukmu
kau dan aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kau dan aku<br />
saling menatap, tak bertegur sapa<br />
aku yang penuh dendam<br />
dan kau dengan cinta dan sayangmu yang pudar</p>
<p>kau dan aku<br />
berdiri seperti orang asing<br />
tak saling kenal, tak saling sapa<br />
hanya hatiku yang masih tegetar menatapmu<br />
melihat lentik jarimu yang ammpu getarkan hatiku<br />
saat lama kutak menemukanmu</p>
<p>kau dan aku<br />
diruang tengah ini<br />
tak saling bicara dalam diam<br />
akupun melangkah, menuntunku pada dudukmu</p>
<p>kau dan aku saling menatap<br />
dalam ragu<br />
aku bicara padamu, dan kau bicara padaku<br />
saat mata kita saling menatap<br />
aku rasakan kau seperti salju<br />
yang mampu padamkan api dalam hatiku<br />
kau menyentuhku dalam kalbu</p>
<p>kau dan aku dalam ruang tengah<br />
yang kita miliki<br />
saling bicara<br />
saling tersenyum lagi<br />
ah lupakan segalanya<br />
hanya ada kita dalam ruang tengah ini<br />
penuh kehangatan<br />
penuh dengan senyummu<br />
itu sudah cukup untukku</p>
<p>diruang tengah ini,kita saling bicara<br />
ah ternyata hanya saling salah paham<br />
kau masih ada untukku<br />
dengan semua cinta dan sayangmu<br />
aku dan kau</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tayuna.com/2010/04/ruang-tengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAMA</title>
		<link>http://www.tayuna.com/2010/04/sama/</link>
		<comments>http://www.tayuna.com/2010/04/sama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 02:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tayana</dc:creator>
				<category><![CDATA[rupa-rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tayuna.com/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[Kesempurnaan adalah engkau yang jadikannya bolam di tiap terangku
Kesempurnaan adalah merindumu di tepian hitungan pasir
Aku menyayangimu sangat
Seperti rintik air hujan yang tak mampu ku hitung
Itu jawaban saat kau tanya seberapa besar sayang dan rinduku
saat kau dulu bertanya padaku, dalam sebuah perjalanan pulang
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kesempurnaan adalah engkau yang jadikannya bolam di tiap terangku</p>
<p>Kesempurnaan adalah merindumu di tepian hitungan pasir</p>
<p>Aku menyayangimu sangat</p>
<p>Seperti rintik air hujan yang tak mampu ku hitung</p>
<p>Itu jawaban saat kau tanya seberapa besar sayang dan rinduku</p>
<p>saat kau dulu bertanya padaku, dalam sebuah perjalanan pulang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tayuna.com/2010/04/sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
