You are currently browsing the reality category

Dream oh Dream ,,,

  • Posted on August 9, 2010 at 11:28 am

Saat itu aku sedang duduk-duduk sendirian, menatap jendela dengan rasa sepi dan sendiri menyusup. Datang segerombolan orang-orang (which is I can’t remember knowing them or not) mengajakku bergabung dengan mereka. Salah satu diantara mereka bilang ‘mama kamu ada di sana’. Saya langsung mengiyakannya. Can not remember exactly how is the place. Somehow I feel so comfort in there. So many people. Seingatku hiruk pikuk kehidupan di kampung sepertinya :) .

Dan benar disana saya mendapati mama saya. Kami berbincang  dan melakukan banyak hal, seperti layaknya kegiatan sehari-hari. Tapi lagi-lagi aku tidak bisa mengingat apa saja yang kami lakukan. Yang aku rasain hanya perasaan nyaman, tidak ada beban, absolutely free.

And then it’s jump to another place, with different people with different situation, tapi dengan hiruk pikuk yang sama. Ditengah kebingunganku mencerna situasi dimanakah aku, dengan siapakah aku, tiba-tiba muncul seseorang dari masalalu. Dia mengulurkan tangannya yang membawa sebatang coklat dan memberikannya padaku. Lalu dia berlalu dan duduk di suatu tempat. Tidak menghilang,, hanya duduk sambil memandangiku..

Alarm HP berbunyi, dan sadarlah kalaw itu mimpi ^_^. Apa artinya ?? it’s nothing I guess. Perhaps it just reflection of my feeling how much I miss them, and how much I lost them both on my life.

GEMPA 7.3 SR BERPUSAT DI TASIKMALAYA

  • Posted on September 2, 2009 at 3:30 pm

earthquakes

Jakarta – Gempa kembali mengguncang tanah air. Diperhitungkan gempa berpusat di Tasikmalaya dengan kekuatan 7.3 SR.

Para pekerja berhamburan keluar ruangan, gempa yang terjadi diperkirakan sangat dasyat karena terjadi beberapa saat dengan guncangan yang cukup mengagetkan, untuk sementara pekerja-pekerja dievakuasi untuk menghindari adanya gempa susulan.

GEMPA 7.3 SR BERPUSAT DI TASIKMALAYA – continue reading…

Diseberangkan Gerimis

  • Posted on July 29, 2009 at 12:57 am

Dalam selang langit yang berubah jadi cahaya,
Dalam lintas yang tidak terlalu padat di sela-sela sibuknya pagi,
Masih tetap diselatan Jakarta,,,,,,
Jam menunjukkan jam 5.15, masih terlalu pagi memang untuk sebuah ukuran Jakarta. Tak seperti biasanya juga aku berjalan keluar dari kompleks (kost-kostan maksudnya, hehhehhe) untuk jalan-jalan mengeluarkan sisa energi yang tumbuh menjadi lemak,, karena rasanya terlalu tambun dan berat kian hari. Untuk ukuran Jakarta yang menuntut semuanya serba cepat, rasanya ga perlu memelihara tubuh terlalu gendut, lebih tepatnya untuk mempertahankan agar tubuh terasa fit dan sehat.

Pagi itu aku liat seorang bapak yang sudah nggak timur lagi ( istilah jawa, timur = muda). Rambutnya mulai memutih, tangan-tangannya mulai keriput, kakinya tak sekokoh dulu lagi (kayaknya :-) ). Selintas dia tersenyum padaku, akupun tersenyum karena kita ke arah yang sama, sama-sama mau menyeberang jalan. Hanya saja aku terdiam tertegun, dan bapak tua itu mulai menyeberang jalan sambil membawa bakul yang dia jinjing dipundak tangan kanan kirinya (pikulan bahasa jawanya, cuma bahasa indonesianya apa, saya ga tahu :) )

Diseberangkan Gerimis – continue reading…

LEDAKAN MEGA KUNINGAN

  • Posted on July 17, 2009 at 10:24 am

Harusnya hari ini masih bed rest, tapi rasanya gak enak n bosen dirumah sendirian,, hmm, akhirnya memutuskan ngantor sajalah. Berhubung hari ini Ana mau pulkam, maka terpaksa naik ojek. Setelah 1x menawar terjadilah kesepakatan 15rb sampai depan gedung kantorku.

Menembus kemacetan mampang tiba-tiba dikejutkan oleh serangkaian bunyi sirine. 2 ambulance PMI yang diikuti lumayan banyak mobil PMK. Wahh,, ada apa gerangan?? melihat 2 ambulance dan begitu banyak mobil PMK  tentu saja membuatku curiga kalau ini bukan kebakaran biasa, dan curious juga dimana ya kira-kira kejadinnya, dan berniat sesampai di kantor segera mencarinya diinternet. LEDAKAN MEGA KUNINGAN – continue reading…

nge-GYM kEmbaLi

  • Posted on June 30, 2009 at 10:14 am

Setelah sempat ‘kafir’ selama 3 bulan lebih, akhirnya kami memutuskan untuk silaturahmi ke tante susan wayne kembali. Berikut kronologis kejadian bagaimana insyaf itu datang :

Di suatu pagi yang cerah senen 29 Juni 09 di kantor proyek yang terletak didaerah tendean, duduklah seorang gadis cantik dan imut sedang asik browsing2x sambil menunggu pesanan soto ayamnya datang. Keasyikannya terusik ketika sosok laki-laki besar menghampiri mejanya (teman kantor yang genap baru 1 bulan bergabung di proyek, dan jarang dikantor karna emang secara kerjaan dia banyak dilapangan).

‘mbak niar minta post it donk, dikit aja kok’

‘oh,, oke’

Sembari mencari kunci laci meja didalam tas..

‘mbak pulang kampungnya tiap apa?? setiap tahun ya?’ (dalam bahasa jawa tentunya)

‘emm,, gak si,, paling lama sebulan, tapi sejak diproyek ini lumayan jarang, paling 2 bulan’

‘ohh,,, ngapain mbak pulang?? nengok anak ya???’

JENJENGGGGGGGGGGGGGGG,, tanduk di kepalaku mulai bermunculan. Tapi tetap jaim.. ‘ya gaklah mas, belum punya anak’

‘OOOOO belum to’

segera kuberikan post it yang dia minta, dan dia cepat-cepat pergi.

Hampir 99% setiap orang selalu mengira umurku dibawah atw paling ga sebaya dengan teman-teman kantorku, bahkan dengan adikku. Hmm,, mencoba berpikir pasti ada penjelasannya.

Oke, pasti karna kesuksesanku menambah berat badan sejak menginjakkan kaki di jkt 2th yang lalu 43 kg menjadi skg 53 kg, dan bikin terlihat seperti mak-mak, hiks.

Pada saat itu juga, curhatlah diriku pada kentung astuti sambil menangis2 dalam emoticon YM,, dan keajaiban itu terjadi..

‘yuk ke susan wayne lagi’

‘ALHAMDULILLAHH, akhirnya kentung insyaf’

Sejujurnya sumber ke’kafiran’ kami adalah karna si kentung dengan berbagai alasan yang sebenarnya kurang logis tidak mau ke susan wayne lagi. Sempat kesal si, udah bayar membership fee 1 th kok dengan entengnya gak mau lagi. Cuman ya sudahlahh, terserah.

Akhirnya kita sepakat untuk jihad kembali, berperang melawan lemak-lemak parasit ditubuh.. (xixixixiii,, wong dimasukkan dengan suka rela kok, berani bayar lagi).

Sekarang permasalahan di waktu. Secara sekarang diriku di proyek yang hampir tidak mungkin pulang sebelum jam 6 malam alias maghrib, dan almost pulang dalam keadaan lelah jiwa raga, maka kemungkinan harus ngegym pagi sebelum ngantor. The big question,,, APAKAH MUNGKIN BISA BANGUN PAGI JAM 6 dan siangnya tidak terkantuk-kantuk di kantor??

Jawabannya :

Saking niatnya kita pengen ngegym pagi-pagi, semalam dengan susah payah aku mencoba tidur jam 9.30 (gak tau de kentung, kayaknya malah tidur lebih dulu yak), which is biasanya tidur paling sore jam 11.30. Sudah dalam kondisi pasang alarm tentunya :) .

Alhamdulillah jam 6.15  da siap berangkat, tunggu kentung dsbnya, jam 6.40 baru bisa siap meluncur menuju mega kuningan.

Sampai disana, sudah telat ikut kelas, ya sud akhirnya treadmill aja, 40 menit, dengan hasil 243 kalori – 2,5 km. Lumayan lah for start, dan semoga istiqomah. TETAP SEMANGAT DAN SALAM SEHAT SELALU !!!!!!

KEMALINGAN

  • Posted on June 10, 2009 at 1:27 pm

Jum’at, 5 Juni 2009, Jam 7 Malam

Sepulang dari kantor, ketika menunggui Ana memasukkan motor ke dalam, saya melayangkan pandangan ke deretan kamar-kamar kos di lantai atas (yang salah duanya adalah kamar saya yang ada disayap kanan, dan kamar ana yang ada di sayap kiri paling ujung). Hmm,, spontan saya berfikir,, ada yang tidak wajar, terlalu gelap,, karena kebiasaan saya adalah sengaja tidak pernah mematikan lampu kamar. Jadi kalawpun anak-anak pulang malam ya gak mungkin segelap itu karna at least ada cahaya dari kamar kos saya. Tapi kemudian mencoba menenangkan diri,, ahhh, mungkin saya lupa menyalakan lampu tadi sewaktu berangkat kerja.

180px-Burglar_with_swagSaya melangkahkan kaki menapaki anak tangga demi anak tangga menuju kamar saya. Saya pencet 2 dari 3 tombol saklar lampu teras (dan berpikir ‘pak kos oh pak kos,, mbok ya o kalaw sore belum ada yang datang diidupin donk lampu terasnya,, plis de). Ketika sampai di depan kamar sembari mencari kunci kamar di dalam tas, saya coba cek jendela. WEAKSSS,, LHOOOOO,, BENER KANNNNN.. jendela saya kok menganganga. HUAAAAAAA,, ternyata dibredel. (FYI,, Unlike jendela-jendela dirumah induk yang diberi teralis, kamar-kamar yang dikosin tidak ada teralisnya). Bener deee,, ilang deeeee. Berusaha untuk tidak panik (meskipun dalam hati dan logika saya tahu pasti barang-barang saya udah amblas), saya buka pintu kamar dan langsung melihat rak tempat terakhir saya meletakkan laptopku yang cantik putih dan mungil yang baru bisa kubeli beberapa bulan yang lalu dengan sedikit subsidi dari temanku yang baik hati namun sedikit sombong tapi untungnya tidak pelit. Ya tentu saja laptop itu sudah raib. Lalu saya mengalihkan pandangan ke arah tempat tidur dan lemari. Baju-baju berhamburan dilantai dengan lemari baju dalam keadaan terbuka. Laci lemari berada di tempat tidur dengan kondisi kertas-kertas dan barang-barang didalamnya berserakan ditempat tidur. Ana yang kemudian menyusul masuk ke kamarku spontan menghiburku ‘sabar ya sabarr’, dan kemudian langsung turun ke bawah lapor ke pemilik kos. Saya sudah malas mengecek laci karena saya sudah menduga kemungkinan besar kalung, gelang dan cincin saya (yang diantaranya pemberian dari orang-orang tercinta) sudah amblas juga.

Masih diberi kesadaran otak,, lantas saya keluar dan melihat jendela di kamar sebelah kanan dan kiri kamar saya. Entah dari mana kecurigaan itu muncul, saya sangat yakin pasti ada korban lain selain kamar saya. And it’s absolutely right. 5 jendela di kamar atas sudah dibedel, dan 4 kamar sudah diacak-acak. I wonder kenapa 2 kamar yang kebetulan dihuni anak-anak baru kok luput dari jarahan maling?!!!!!! Cepat-cepat saya menyuruh Ana mengecek kamarnya. Hmmm,, ternyata dia yang harus lebih sabar dari saya (saking prihatinnya saya gak sempat ngatain dia, rasain tuh gimana rasanya, ngomong sabar si gampang,, xixixxiiii).  Laptop, kamera dan handycam baru nya da raib, dan kamarnya lebih acak-acakan dari kamar saya. Karena masih syokk awalnya Ana gak mau lapor polisi ‘buat apa, toh gak bisa balikin’. Ya saya bilang setidaknya bisa buat pelajaran dan sama-sama aware, polisi bisa aware kalau disini rawan maling, pemilik kos bisa aware dan lebih tanggung jawab lagi, dan atas nama feeling kalau pencurinya orang-orang sekitar sini juga yang sudah tau kamar-kamar mana yang ditarget bisa ngeliat kalaw kita gak takut lapor polisi dan semuanya tidak hanya berakhir sampai dengan mereka bersenang-senang diatas penderitaan kitaa !!!!!. Pak dan bu kos dan teman-teman di kamar bawah datang menengok. Setelah sedikit mengeinterview, tengok kanan tengok kiri, pak kos turun kemudian naek lagi membawa paku dan palu, untuk memantek jendela-jendela yang dibobol tadi, lalu turun kebawah lagi. LHO KOK, ??!!!!!!!!! Seperti itu sajakah bentuk tanggung jawabnya ???? Lagian Kan gak boleh dikutak-katik dulu sebelum dicek polisi. Nanya ke ibu kos ‘udah lapor polisi bu?’ N she said no need no use. Hmm,, harus kita juga yang bertindak. Ana langsung menghubungi polsek mampang. Dan gak berapa lama 4 orang polisi berpakaian preman datang dan memeriksa kamar 1 per 1. Agak kesel juga polisinya karena jendela-jendela yang menjadi akses maling harusnya tidak boleh disentuh dulu karena buat cari sidik jari. Tapi Alhamdulillah ada beberapa barang pasca dijamah maling yang belum kita pindah-pindah yang bisa diperiksa sidik jarinya. Menurut Pak Polisi yang sama herannya dengan kita, untuk 1 kamar minimal perlu waktu ½ jam dan ketika membedel jendela itu suaranya bakal keras,, masak yo rumah induk gak mendengar apa-apa. Dan mereka lebih heran lagi setelah melihat kamarku. Pas dibelakang jendela itulah saya meletakkan TV, stereo dengan 4 speaker dan 1 subwoofer. Dan diatas speaker ada kipas angin dan beberapa barang kecil yang posisinya masih benar-benar rapi seperti tidak tersentuh. Hanya lilin-lilin yang ada dijendela saja yang jatuh. Logikanya melihat kondisi jendela yang dibedel pastilah mereka menggunakan jendela tersebut sebagai akses masuk ke kamar dan pasti barang-barang seperti kipas angin sudah berantakan jatuh karena kesenggol. Hmmm,,.

Pemeriksaan dilanjutkan di bagian belakang rumah, juga dengan atap-atapnya. Karena menurut kesaksian ibu cucian akyu malam sebelumnya sekitar jam 9 ada yang mengendap-endap di belakang rumah. (pintu belakang rumah tembus ke perkampungan sebelah). Dari olah TKP (sok gaya kayak  berita di tv-tv itulo), ada beberapa hal yang menjadi kesimpulan kepolisian, yaitu ***blabla*****************. Sayangnya kita tidak bisa menyampaikan hasil pemeriksaan dan penyelidikan.

Siapakah orang-orang yang telah tega melakukan perbuatan kriminal ini. Tidak tahukah mereka kalau kita memperolehnya dengan kerja keras siang malam sampai harus berjualan pulsa, parfum sampai dengan kertas semen afal yang kotornya minta ampun dan untuk ngebersihinnya mengharuskan kita spa di salon. (xixixiii,, lebayyy).

Sementara ini yang bisa dilakukan hanya bisa menunggu hasil kerja kepolisian sambil mendengarkan lagunya Mr AZ .

Are the details in the fabric

Are the things that make you panic

Are your thoughts results of static cling?

Are the things that make you blow

Hell no reason go on and scream

If you’re shocked it’s just the fault

Of faulty manufacturing.

Yeah everything will be fine

Everything in no time at all

Everything

Dan kepada bapak-bapak polisi kita yang berbudi (halah,, emangnya pak sby berbudi,, maksudnya budiman) kita berterimakasih atas quick action nya, dan tidak lupa berpesan “Ayo Pak Polisi,, kamu bisa !!!!!!!!!!!!!!!!!! ”

Okelah kita memang harus mengikhlaskan barang-barang yang sudah hilang. Namun bagi siapa saja yang menemukan barang-barang tersebut atau mendapatkan seseorang yang mencurigakan sedang menenteng atau memperdagangkan barang-barang kami, don’t hesitate to call cops dan sampaikan salam jitak kami pada mereka.

Dan siapa saja yang punya info kos di daerah Jakarta Selatan (terutama di daerah Mampang dan sekitarnya) yang bagus, terjangkau, aman dari banjir dan maling, segera hubungi kami ya.

Last but not least, buat siapa saja yang membutuhkan parfum original, KW1 atau KW2, selimut bali, beli pulsa atau mau jadi downline, hubungi langsung kami ya. (heheehehee,, sekalian promosi).

NB :

Pasca kejadian itu bu kos mengeluarkan statement akan memasang teralis, tapi ketika hari minggu kemaren kita tagih jawabnya ‘dalam 1-2 bulan ini belum memungkinkan pasang teralis’. WHATSSSSSSSS???!!!!