You are currently browsing the Poetry category

TUHAN,, Aku Pun Menangis

  • Posted on March 11, 2010 at 1:04 pm

Semalam aku sendiri
Pada malam aku tertunduk
Lalu ku tersimpuh

TUHAN, AKU MENANGIS
Aku mengetuk pintuMu
AKU LELAH, AKU TAK BER RAGA

TUHAN,,
Aku mengetukmu sekali lagi, Dengan Lebih Keras
Bahkan Aku mengutukMU
KENAPA KAU CIPTAKAN HATI
Kenapa Kau hanya turunkan 1 kasihmu
Dan Kau simpan 99 sayangmu di surga

TUHAN,, Aku Pun Menangis – continue reading…

Kosong

  • Posted on March 11, 2010 at 10:24 am

Cuma karena hati harus terisi dan rasa haruslah cinta

Maka kerapkali manusia berlari dan mencari entah apa

Cuma karena sepi diartikan mati

Dan luka tak boleh ada

Maka manusia berpikir telah menemukan entah apa

Padahal aku lelah

Dan aku telah sampai dimana aku menoleh dan menyadari

Aku tak pernah menemukan apa-apa

Dan bahwa seumur hidupku aku hanya berpura-pura bahagia

I Love You

  • Posted on March 11, 2010 at 10:09 am

Kamu Liat Ada Bening Di Mataku
Ada Jiwa Di Lukaku
Aku Hanya Sesaat Bagimu
Hingga Kadang Sayangku Membuatku Takut

Terima Kasih Atas Semuanya
Karnamu Langitku Biru
Karnamu Saat Senja Hadir Selalu Kutemukan Pelangi
dan Membuat Hariku Penuh Bahagia Seakan Esok Tak Pernah Berakhir

I Love You – continue reading…

RINDUKU

  • Posted on February 18, 2010 at 2:14 pm

Semalam aku mimpi
Senyummu indah sekali
Kau terasa dekat
Dan hatipun pekat melekat

Khayalku di awang-awang
Dan bayangpun melayang-layang
Entah sampai kapan
Rasa ini aku rasakan

Lalu aku terbangun
Dan aku menangis lamun
Kuambil pena & belaian
Kutulis dengan air mata tetesan

Rindu aku tuliskan
Dan salam aku rangkaikan
Kulipat dengan kecupan
Dan kubakar hanguskan
Debu kutiup
Dan arang ku sapu terbang
Biar terbawa angin
Dalam malam yang dingin

dalam diamku

  • Posted on August 10, 2009 at 5:10 pm

tears

Saat hati ku gundah dan resah,
engkau menemaniku tanpa banyak kata.
Engkau hadir disana, memupus gundah dan resahku.
Saat aku bersedih dan bersendu hati,
engkau menemuiku tanpa enggan.
Engkau hadir di sampingku, mengurangi sedih dan senduku.

Saat aku merasakan pedih dan perih merobek-robek jantungku,
engkau menemuiku tanpa kupinta.
Engkau hadir disisiku, menghapus pedih dan perihku.
Saat aku sakit dan terluka, engkau menungguiku dengan tenang.
Engkau hadir di relung dadaku, mengobati sakit dan lukaku.
Saat aku marah dan kecewa, engkau mendatangiku tanpa pesan.
Engkau hadir di sudut jiwaku, tuntaskan marah dan kecewaku.

dalam diamku – continue reading…

HUJAN RETAK

  • Posted on July 14, 2009 at 3:35 pm

Saat hujan retak
Tetaplah jadi pelangi
Yang tinggalkan warna biru diujung langit
Beri senyum pada senja jatuh

HUJAN RETAK – continue reading…