Terminator Salvation

  • Posted on June 2, 2009 at 5:17 pm
Genre        : Action
Produser : Derek Anderson, Victor Kubicek, Moritz Borman
Produksi  : Sony Pictures
Sutradara: Mcg
Penulis     : Michael Ferris, John Brancato, Paul Haggis
Pemain     : Christian Bale, Sam Worthington, etc
Tempat    : EX Plaza Indonesia

Sam_Worthington_in_Terminator_Salvation_Wallpaper_2_800Menonton film ini di EX dengan harapan sound effectnya lebih keluar dengan alasan filem action dengan latar peperangan di th 2018 bakal kaya full adegan tembak.  Jujur aja gak expect banyak dari filem ini karna sebenarnya tidak begitu fanatik dengan 3 filem terminator sebelumnya. Hanya bermodal curious saja, seperti apakah sosok n perjuangan john connor, yang di filem-filem sebelumnya diceritakan sebagai pemimpin pemberontakan yang luarrr biasaaaa,, (hehee,, maaf lebay). Filem dibuka dengan scene di penjara, yaitu Dr. Helena yang ‘memohon’ pada marcus terpidana hukuman mati (tahun 2003 ) untuk mau mendonorkan tubuhnya untuk keperluan riset berkedok kanker yang ternyata dimiliki oleh Cyberdine (organisasi Skynet).

Tokoh Marcus ini kemudian hidup kembali di th 2018 dalam kondisi bingung. Dan by accident bertemu dengan Kyle Reese (si bapaknya John Connor, yg berumur 15th an). Kyle Reese berhasil ditangkap dan dibawa ke Skynet. Melalui tokoh Williams, Marcus akhirnya bertemu dengan Connor. Connor dilanda kebimbangan di pihak manakah Marcus sebenarnya. Karena merasa tidak ada pilihan lain, Connor menerima tawaran Marcus untuk menyusupkan dia ke pusat operasi Skynet. Connor dan  Marcus bekerjasama berperang menghadapi robot-robot, termasuk seri terbaru(haiks, kayak hp aja)  terminator yang diperankan secara cameo oleh pak Arnold Schwazeneger.

Awalnya sempet bingung dengan jalan ceritanya,, klaw john connor sang pemimpin kenapa dia menerima perintah dari michael frigin ??

Meskipun banyak adegan laga yang dilakuin connor, mulai dari lompat dari helikopter, tarung dengan robot2, tapi rasa-rasanya masih kurang kuat unsur heroicnya,, dan jagoan di filem ini pantasnya ya si marcus itu.

Secara keseluruhan si filem ini tidak begitu istimewa,, dan visual effectnya less than my expectation. Tapi buat yang ngikutin 3 filem sebelumnya, bolehlah untuk melengkapi referensi legenda terminator, dan menjawab kebimbangan dari film-film terminator sebelumnya, karena film sebelumnya hanya berimajinasi tentang 2018, tapi kali ini kita benar-benar dibawa ketahun 2018, tapi mungkin lebih seru kalau terminator ini dibuat 3D……..

Leave a Reply

Add Your Comment